ABD GAFUR Senang menuangkan ide dan gagasan dalam tulisan. Bagi saya blogging is awakening knowledge

5 Cara Aman Meminjam Uang di Aplikasi FinTech

2 min read

Cara Aman Meminjam Uang di Aplikasi FinTech – Bagaimana cara mendapatkan pendanaan dari aplikasi financial technology yang sudah mulai marak saat ini? Kamu butuh beberapa tips sederhana untuk terhindar dari kerugian atau bahkan hal hal yang tidak diinginkan ketika sudah memutuskan untuk meminjam uang di aplikasi pinjaman online ini. Penasaran? Mari simak pembahasannya dibawah ini.

Fintech ataupun financial technology ialah sebutan universal buat menyebut hadirnya layanan teknologi berbasis urusan finansial ini. Salah satu sarana fintech yang terkenal merupakan terdapatnya sarana pinjaman online. Sayangnya, sarana pinjaman online ini tidak seluruhnya nyaman. Apalagi, sebagian waktu belum lama nama fintech jadi atensi sebab banyaknya permasalahan yang terjalin antara pemberi pinjaman dengan peminjam.

Cara Aman Meminjam Uang di Aplikasi FinTech

Pihak yang sangat banyak menemukan sorotan atas kerugian merupakan peminjam. Sebagian permasalahan yang mencuat, memperlihatkan peminjam yang diteror sampai menemukan pelecehan dari pihak fintech. Walaupun begitu, buat Kamu yang senantiasa berencana mau mengajukan pinjaman online lewat layanan fintech lending.

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Grafik Di Excel 2007 Lengkap Dengan Video Tutorialnya

Berikut ini cara aman meminjam uang di aplikasi FinTech :

1. Menghindari Fintech Baru

Mengapa hal pertama yang harus kamu ketahui adalah fintech baru harus dihindari? Ini tidak berarti semua fintech baru itu tidak bagus ,atau sudah pasti menipu. Akan tetapi penting untuk melihat sejauh mana testimoni pengguna yang sudah pernah menggunakan pinjaman online ini. Apakah mereka benar benar dilayani dengan baik atau tidak.

Kalau fintech yang baru muncul, lantas apa yang bisa kamu ketahui dari testimoni penggunanya? Jadi ini sangat penting untuk memilih fintech yang sudah berpengalaman dan memiliki pengguna di berbagai daerah.

2. Memastikan Bahwa  Fintech Legal

Sekar Putih Djarot, Juru Bicara OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berkata, yang sangat utama merupakan membenarkan fintech tersebut berijin“ Yang sangat utama yakinkan fintech lending yang terdaftar ataupun berijin di OJK.” tuturnya. Dia melanjutkan kalau data menimpa keberadaan fintech yang berijin ini dapat dicek lewat web OJK maupun dihubungi lewat 157. Ada 113 fintech berijin di OJK yang tercatat per ditahun ini.

Baca juga : Ide Bisnis dan Usaha Khas Anak Muda Milenial

3. Mengetahui  Persyaratan

Dikala hendak melaksanakan pinjaman online lewat fintech, pastinya ada sebagian ketentuan serta syarat yang berlaku. Sekar menghimbau, supaya warga menguasai seluruh ketentuan serta syarat peminjaman tercantum bunga pinjaman. Dia pula menganjurkan hendaknya pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan serta keahlian buat membayar. Wajib membaca, memhami seluruh ketentuan serta syarat dan bunga pinjamannya, pinjaman cocok kebutuhan keahlian buat membayar serta bayar pas waktu.

4. Memeriksa Profesionalitas Fintech

Hendaknya publik pula mencermati mengenai keberlangsungan dari fintech tersebut. Apakah perusahaannya tidak berubah- ubah melaksanakan usahanya dalam jangka waktu yang lama ataupun tidak. Bila cuma sementara, hingga layak diperhatikan serta peminjam wajib lebih waspada.

5. Cermati Perbandingan Fintech Legal dan Ilegal

Sebagian perihal yang dapat diperhatikan buat membedakan antara fintech lega serta illegal merupakan bagaikan berikut :

  • Fintech Lending Legal

Terdaftar serta diawasi OJK Bukti diri pengurus serta alamat kantor jelas Pemberian pinjaman dipilih secara ketat Data bayaran pinjaman dari denda transparan Total bayaran pinjaman 0, 05- 0, 8 persen per hari Optimal pengembalian, tercantum denda 100 persen dari pinjaman pokok Penagihan optimal 90 hari Akses cuma kamera, mikrofon, serta posisi Mempunyai layanan pengaduan konsumen Resiko peminjam yang tidak melunasi sehabis batasan waktu 90 hari hendak masuk ke catatan gelap ataupun blacklist Pusdafil.

  • Fintech Lending Ilegal

Tidak memiliki izin formal, tidak terdapat bukti diri pengurus serta alamat kantor yang jelas, data bunga ataupun bayaran pinjaman serta denda tidak jelas, bunga ataupun bayaran pinjaman tidak terbatas total pengembalian, tercantum denda tidak terbatas, penagihan tidak terdapat batasan waktu, akses ke segala informasi yang terdapat di ponsel peminjam, resiko peminjam yang tidak melunasi sehabis batasan waktu bisa berbentuk ancaman, teror kekerasan, penghinaan, pencemaran nama baik, sampai menyebarkan gambar ataupun video pribadi.

  • Bila Diteror Laporkan

Bila merasa diteror oleh “fintech bandel“, dapat melaporkannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beserta fakta yang dipunyai. Triknya, memberi tahu ke : https://konsumen.ojk.go.id/formpengaduan.

Baca Juga : Cara Memasukkan Tabel Excel Ke Corel Draw Dengan Mudah

Pada akhirnya kamu tetap harus memperhatikan yang namanya hutang. Karena hutang yang terlalu berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan finansialmu. Terimakasih sudah bekunjung di blog ini, jangan lupa untuk share dan bagikan ke teman teman mu yang lain ya, terimakasih!

ABD GAFUR Senang menuangkan ide dan gagasan dalam tulisan. Bagi saya blogging is awakening knowledge

Cara Mudah Mengganti Tema WhatsApp Tanpa Menggunakan Aplikasi di…

Cara Mengubah Tema WhatsApp Tanpa Aplikasi di Android – Zaman terus berganti membuat perkembangan teknologi terus berkembang termasuk dalam dunia komunikasi, jika dahulu komunikasi...
ABD GAFUR
1 min read

Download Kumpulan Preset Lightroom Gratis untuk Mobile dan PC

Download Kumpulan Preset Lightroom Gratis untuk Mobile dan PC – Preset atau tone adalah rekaman histori yang berisi pengaturan warna seperti kontras, Exposure, shadow,...
ABD GAFUR
52 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *